Pemkot Kupang Dukung Pesparawi Perdana GMIT, Gelontorkan Rp100 Juta dan Fasilitas Pendukung

Reporter: Yesty Ola 
| Editor: Pisto Bere/VD

Karena itu, dukungan Pemkot tidak berhenti pada bantuan dana. Pemerintah Kota Kupang juga menyiapkan tenda dan sekitar 500 kursi, kendaraan operasional untuk pengangkutan peralatan, pengaturan lalu lintas melalui Dinas Perhubungan, dukungan kesehatan dan obat-obatan dari Dinas Kesehatan, serta pelayanan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

dr. Christian juga meminta agar proses administrasi bantuan Rp100 juta dapat dipercepat sesuai ketentuan yang berlaku agar dapat segera dimanfaatkan panitia.

Bacaan Lainnya

“Saya berharap bantuan ini bisa segera diproses. Jangan sampai kegiatan sudah selesai baru bantuan diberikan. Teman-teman panitia membutuhkan dukungan untuk membayar kebutuhan kegiatan,” tegasnya.

Ia menilai Pesparawi perdana ini memiliki arti penting karena mempertemukan iman, seni, budaya dan talenta generasi muda.

“Rindu kita supaya para pemuda dengan talenta-talenta itu dihimpun. Musik-musik daerah dan kecintaan bernyanyi tradisional dapat dikembangkan, tetapi tetap dalam nuansa rohani,” ungkapnya.

Wali Kota juga memastikan dirinya akan hadir pada pembukaan Pesparawi Sinode GMIT pada 7 Oktober 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., yang juga Ketua Pesparawi Sinode GMIT, menegaskan bahwa jajaran Pemkot Kupang berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar pelaksanaan Pesparawi perdana berjalan tertib dan lancar.

Pos terkait