SUMBA TENGAH, 31NUSANTARA.ID – Yudas Hamba Elu Wengu pejuang literasi Kabupaten Sumba Tengah, Desa Tana Mbanas Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengunakan kuda sebagai transportasi menyelusuri plosok kampung untuk menyebarkan Literasi membaca.
Dengan rak dipunggung kuda, Yuda Wengu terus tebarkan literasi hingga saat ini.
Hal ini dilakukan karena kepedulian terhadap pendidikan di kampung halamannya, sehingga muncul ide dan motivasi mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) Rambu Pustaka. Sabtu, 5/7/2025.
Yudas Hamba Elu Wengu menjelaskan, Rambu Pustaka adalah perpustakaan keliling yang menggunakan kuda sebagai sarana transportasi. Ide ini tercetus ketika melihat sulitnya anak-anak mendapatkan akses belajar, dari keinginan untuk meningkatkan akses literasi di daerah pedesaan atau terpencil yang sulit dijangkau oleh transportasi konvensional.
Menurutnya, motivasi utamanya adalah untuk membantu membawa buku dan pengetahuan kepada anak-anak di kampung-kampung yang membutuhkan, terutama anak-anak dan remaja di pelosok yang jauh dari berbagai akses sumber belajar.
Dikatakannya, bahwa, nama Rambu Pustaka dipilih karena kuda betina rambu juga berarti penunjuk arah atau petunjuk, dan pustaka berarti buku atau pengetahuan.





