KUPANG, 31NUSANTARA.ID-Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., menantang mahasiswa teologi dari berbagai daerah di Indonesia untuk membawa iman keluar dari ruang ibadah dan menjadikannya kekuatan yang nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Jeffry saat menghadiri pembukaan Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi Indonesia (KNMTI) Tahun 2026 di Kapela Fakultas Teologi Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Senin (7/9).
Menurut Jeffry, tema KNMTI tahun ini, “Liturgy of Life and Spirituality”, sangat relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat saat ini. Liturgi dan spiritualitas, katanya, tidak boleh berhenti sebagai ritual maupun pengetahuan teologis, tetapi harus diterjemahkan menjadi tindakan yang menghadirkan kasih, keadilan, kepedulian, dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan.
“Iman tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi harus hidup di tengah-tengah tempat Tuhan mengutus kita,” ujar Jeffry.
Ia mengatakan, mahasiswa teologi memiliki posisi strategis untuk membaca berbagai persoalan kemanusiaan sekaligus ikut mencari jalan keluarnya. Kemiskinan, stunting, intoleransi, kerusakan lingkungan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga berbagai persoalan sosial lainnya membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk gereja dan generasi muda.





