Pesan itu mendapat respons langsung dari masyarakat. Ketua Panitia sekaligus Ketua LPM Kelurahan Naikolan, Yeni Misa, S.Sos, mengusulkan agar ruas Jalan Bougenvil dapat dikembangkan menjadi kawasan kuliner. Usulan tersebut diharapkan membuka ruang usaha baru bagi warga sekaligus memperluas akses kuliner, terutama pada malam hari.
Yeni mengatakan, Event Budaya Kelurahan Naikolan telah digelar empat kali sejak 2023. Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat kerukunan warga, membuka ruang kreativitas, dan mendukung aktivitas UMKM.
Tahun ini, event berlangsung selama tiga hari, 28–30 September 2026. Hari pertama menampilkan budaya Alor, sedangkan hari kedua dan ketiga menghadirkan keberagaman budaya Flobamora.
Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui aksi sosial. Di sela kegiatan, San Jose Choir menggelar penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores.
Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho, yang merupakan putra Kelurahan Naikolan, mengapresiasi kolaborasi masyarakat, panitia dan Pemerintah Kota Kupang. Menurutnya, event budaya dapat menjadi ruang untuk mengembangkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
