“Dengan aktifnya organisasi profesi dokter gigi ini turun ke sekolah-sekolah, bisa memberikan eduksi sejak dini ke anak -anak sekolah, supaya mereka bisa lebih perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut, ” Ungkapannya
“Sehingga mereka bisa menjadi agen of change atau agen perubahan di rumah untuk orang tuanya, kakaknya, atau adiknya” tuturnya
Jadi, tidak lanjutnya hanya dia saja yang di edukasi, tapi mereka diharapkan bisa mengedukasi keluarganya, Sambungnya
Untuk menjaga kesehatan gigi, Reni menyarankan agar anak-anak mengonsumsi makanan yang bernutrisi lalu, menghindari makanan yang mengandung gula berlebihan.
“Serta juga rajin membersihkan gigi dan mulut ke dokter gigi, minimal enam bulan sekali, ” Ungkapnya
Kepala Sekolah SMP Katolik Sulama Kada Petrus Manek, ikut mendampingi siswa dari awal hingga akhir kegiatan. Ia sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan program sekolah untuk mewujudkan generasi yang peduli terhadap kebersihan diri.
“Edukasi menjaga kebersihan diri harus dilakukan sejak dini. Tentunya, hal ini harus didukung oleh semua lini, baik dari tenaga kesehatan, guru, maupun orang tua. Semoga masa tumbuh kembang anak tidak terganggu oleh rasa sakit gigi yang akan berdampak pada kegiatan belajar anak,” jelas Petrus.





