Wawali Tinjau Progres Ruang Kreatif, Dukung Pengembangan Ekonomi Kaum Muda

Reporter: Yesti Ola/ Citra Acry/ Tonny Ga 
| Editor: Pisto Bere/FD

Menurutnya, anak muda Kota Kupang memiliki peluang untuk mengembangkan beragam bidang, mulai dari desain grafis, seni, film, hingga pengolahan potensi budaya menjadi produk dan karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Dari sini kita membuat satu ruang dan juga wadah sehingga anak-anak muda juga bisa punya ruang untuk menjual itu sebagai nilai tambahan ekonomi mereka,” ujar Serena.

Bacaan Lainnya

Baginya, kreativitas tidak boleh berhenti sebagai ide atau sekadar menjadi aktivitas komunitas. Dengan dukungan fasilitas, jejaring, dan kesempatan yang tepat, kreativitas dapat berkembang menjadi produk, jasa, bahkan peluang usaha yang membantu meningkatkan pendapatan anak muda.

Salah satu hal menarik dari pembangunan ruang kreatif ini adalah pemanfaatan kembali ruangan di lingkungan Dinas Pariwisata yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan barang-barang tidak terpakai. Ruang tersebut kini dialihfungsikan agar memiliki manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ke depannya, fasilitas ini direncanakan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan, seperti lokakarya, pameran karya, pelatihan, serta aktivitas kolaboratif komunitas dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan kapasitas hingga 100 orang, ruang tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kegiatan bersama yang mempertemukan ide, keterampilan, dan peluang kerja sama.

Pos terkait