Wawali Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Reporter: Yesti Ola/Econ Saudale 
| Editor: Pisto Bere/FD

Adrianus mengungkapkan, dukungan dana yang telah diterima melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebesar Rp25 juta, sedangkan kebutuhan penyelenggaraan diperkirakan mencapai Rp200 juta. Kejuaraan tersebut semula dirancang untuk mempertandingkan kategori usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa.

“Kami berharap Kejuaraan Wali Kota Cup ini dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet dan persiapan menghadapi kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi. Namun, dengan kondisi anggaran yang tersedia saat ini, kami perlu melakukan evaluasi kembali terhadap rencana pelaksanaannya,” jelas Adrianus.

Bacaan Lainnya

Apabila kejuaraan tidak dapat dilaksanakan sesuai rencana awal, IPSI akan mengarahkan dana yang tersedia untuk mendukung pembinaan lanjutan atlet pencak silat di Kota Kupang sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam audiensi tersebut, Adrianus juga melaporkan hasil cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Dari target tiga medali emas pada kategori tunggal serta nomor tanding putra dan putri, atlet Kota Kupang berhasil meraih satu medali perak dan lima medali perunggu.

Hasil tersebut, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembinaan dan persiapan atlet pada kompetisi mendatang.

Pos terkait