Wali Kota Kupang: Tekankan Peran Menjaga Harmoni dan Keberagaman

Reporter: Chris Dethan 
| Editor: Pisto Bere

Wali Kota juga menekankan bahwa PHBI tidak hanya berperan sebagai penyelenggara kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai penjaga nilai dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menjelaskan bahwa harmoni bukan berarti menyeragamkan perbedaan, melainkan menciptakan keseimbangan dalam keberagaman. Setiap manusia memiliki keunikan masing-masing yang tidak dapat diseragamkan, tetapi dapat dipersatukan dalam harmoni yang indah.

Bacaan Lainnya

“Harmoni itu bukan sama, tetapi seimbang. Seperti nada-nada dalam sebuah lagu yang berbeda-beda, namun ketika berpadu menghasilkan harmoni yang indah. Begitu juga seperti lukisan dengan berbagai warna yang berbeda, tetapi ketika menyatu dalam satu kanvas menjadi karya yang indah,” jelasnya.

Ia mengibaratkan Kota Kupang sebagai sebuah kanvas besar, sementara masyarakatnya adalah warna-warna yang beragam. Jika seluruh unsur tersebut bersatu dalam proporsi yang tepat, maka akan tercipta “lukisan indah” berupa Kota Kupang yang damai, harmonis, dan penuh persaudaraan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan komitmen dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan PHBI.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah akan membantu penyelenggaraan kegiatan malam takbiran.

Pos terkait