Wali Kota Kupang Tegaskan Bantuan Pangan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Wujud Kehadiran Negara

Reporter: Chris Dethan 
| Editor: Pisto Bere

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang ke depan. Ia mengibaratkan pembangunan sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan kerja sama dan solidaritas.

“Kalau mau jalan cepat, kita bisa jalan sendiri. Tapi kalau mau jalan jauh, kita harus jalan bersama. Saling menopang, saling membantu, supaya kita bisa sampai tujuan,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga menutup dengan kutipan inspiratif bahwa cara terbaik menemukan jati diri adalah melalui pelayanan kepada sesama, sebagai pengingat akan pentingnya nilai pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa launching penyaluran bantuan pangan di Kota Kupang merupakan penyaluran perdana di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tahun 2026.

Ia mengungkapkan bahwa program bantuan pangan tahun 2026 merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret, dengan komitmen penyaluran mencapai 100 persen kepada seluruh penerima tanpa hambatan. Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter per penerima manfaat.

Pos terkait