Ia menambahkan, STIPAS tidak hanya melahirkan lulusan bergelar sarjana, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu menjadi jembatan antara iman dan kehidupan, antara ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. Karena itu, ia berharap para lulusan mampu menjaga integritas, kerendahan hati, dan semangat melayani di tengah masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi terutama oleh kualitas karakter masyarakatnya.
“Sebuah kota yang maju bukan hanya dibangun dari jalan-jalan yang mulus, tetapi dari hati warganya yang dipenuhi kejujuran, ketulusan, dan solidaritas. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Jadilah pribadi yang rendah hati, bertanggung jawab, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari panggilan untuk melayani masyarakat. Ia berharap para lulusan STIPAS mampu menjadi saksi Kristus melalui kehidupan nyata dengan menggabungkan pengetahuan, integritas moral, kerendahan hati, dan semangat pelayanan di tengah tantangan zaman.
