Wali Kota Dukung Kupang Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Teologi se-Indonesia

Reporter: Enjel Lasbuan/vd 
| Editor: Pisto Bere

“Kita tentu ingin para peserta merasa nyaman selama berada di Kota Kupang. Kalau ada kebutuhan yang bisa kami dukung dan fasilitasi, pemerintah kota akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya.

Wali Kota juga meminta agar kehadiran peserta dari berbagai daerah tidak dilewatkan sebagai peluang untuk memperkenalkan potensi lokal.

Bacaan Lainnya

Ia merekomendasikan sejumlah ruang yang dapat dikunjungi peserta, antara lain Gedung Dekranasda Kota Kupang sebagai salah satu pusat kerajinan tenun dan studio pakaian adat, serta kawasan Saboak di Taman Nostalgia yang menjadi ruang publik sekaligus salah satu titik tumbuh aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

“Kita punya banyak hal yang bisa diperkenalkan, mulai dari tenun, pakaian adat, kuliner, sampai ruang-ruang kreatif yang tumbuh di Kota Kupang. Saya berharap peserta tidak hanya pulang membawa hasil kongres, tetapi juga membawa cerita baik tentang Kota Kupang,” ungkapnya.

KNMTI digagas oleh Persekutuan Sekolah-Sekolah Teologi di Indonesia (PERSETIA) dan akan berlangsung di Kampus Fakultas Teologi UKAW Kupang. Kongres mengangkat tema “Liturgi Kehidupan dan Spiritualitas”, dengan rangkaian kegiatan berupa persidangan, diskusi ilmiah, serta eksposur lapangan.

Pos terkait