Ia menekankan bahwa iman harus tercermin secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, antara lain melalui disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta karakter rendah hati dalam melayani masyarakat. ASN dan PTT, lanjutnya, dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir melalui kinerja, etos kerja, dan sikap pelayanan yang tulus.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja secara serius dan profesional setelah kembali ke unit kerja masing-masing, dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan beretika.
Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta kuat secara mental dan spiritual. ASN yang memiliki dasar iman yang kuat akan lebih tahan menghadapi tekanan, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan lebih konsisten dalam melayani masyarakat.
Di akhir sambutannya, Serena C. Francis juga mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan, terutama di musim penghujan, agar tetap prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Program penyegaran iman tersebut dilaksanakan bagi seluruh ASN lintas agama, antara lain, Kristen Protestan, Katolik, Islam, maupun Hindu, sesuai dengan keyakinan masing-masing, sebagai wujud nyata penghormatan terhadap keberagaman iman serta implementasi moderasi beragama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.(Prokopim Setda Kota Kupang)
