Serena berharap kegiatan temu koordinasi ini memberi wawasan baru bagi peserta mengenai tren ekonomi kreatif dan peluang kerja lepas, serta membuka kolaborasi yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa prinsip pembangunan Kota Kupang selalu berpijak pada semangat “memerintah adalah melayani”, yakni hadir untuk membuka jalan, memberi ruang, dan menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk maju bersama.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran pada Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak lagi semata-mata dilakukan melalui bantuan sosial, melainkan juga lewat penguatan UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, sektor-sektor tersebut harus mendapat pelatihan serta pendampingan agar memiliki jejaring yang lebih kuat.
“Dengan adanya temu koordinasi ini, para peserta diharapkan bisa belajar banyak, memperoleh wawasan baru, dan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dalam usaha nyata,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang dinilai terbuka untuk berkolaborasi dalam mendukung program penguatan ekonomi masyarakat. Deputi optimistis kegiatan ini dapat menjadi momentum penting agar UMKM di Kota Kupang semakin berkembang di era digital.
