“Mempertahankan lebih sulit daripada meraih. Karena itu, penghargaan ini harus menjadi dorongan untuk meningkatkan standar kerja dan memastikan digitalisasi benar-benar membuat pelayanan publik lebih mudah, cepat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar dr. Christian.
Di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., digitalisasi di Kota Kupang terus diarahkan bukan sekadar pada penggunaan teknologi, tetapi sebagai bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Sejumlah langkah dilakukan melalui penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, serta pengembangan layanan seperti BARONDA (Bayar Pajak Online Daerah).
Arah tersebut menempatkan digitalisasi sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik. Perluasan kanal pembayaran digital juga memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi sekaligus mendukung tata kelola keuangan daerah.
Bagi dr. Christian, keberhasilan digitalisasi tidak cukup diukur dari berapa banyak layanan yang sudah menggunakan sistem elektronik. Ukuran yang lebih penting adalah perubahan yang dirasakan masyarakat.





