“Kemanusiaan itu menembus batas apa pun. Pertemuan hari ini terasa istimewa karena Pak Wali langsung temui kami di sini setelah melewati perjalanan panjang dari Labuan Bajo dan beberapa kabupaten terdampak lainnya.
Kehadiran Pak Wali menjadi kekuatan bagi kami,” ujarnya.
Setelah enam kabupaten didatangi dan bantuan diserahkan, tantangan belum berakhir. Pada hari terakhir di Flores, ketika dr. Christian hendak kembali ke Kupang melalui Maumere, penerbangan dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi.
Ia kemudian mengubah rute dan melanjutkan perjalanan darat menuju Larantuka, Flores Timur. Perjalanan panjang yang dimulai dari Labuan Bajo dan menyusuri enam kabupaten itu akhirnya menjadi pengalaman langsung seorang kepala daerah yang memilih hadir di tengah masyarakat yang sedang berduka. Wali Kota dan rombongan akhirnya bisa kembali ke Kota Kupang melalui penerbangan dari Larantuka, Sabtu (29/8).(prokopimsetdakotakupang)





