Melalui perspektif jurnalistik, dan pihak kepolisian diskusi ini diharapkan mampu memetakan akar masalah kelangkaan BBM di daerah, sekaligus menjadi jembatan aspirasi agar pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan konkret demi menyudahi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Dari hasil diskusi tersebut, tegaskan agar Pemda Malaka dan DPRD cepat ambil langkah serta mengeluarkan kebijakan untuk menertibkan disetiap SPBU di Kabupaten Malaka agar tidak terjadi antri panjang seperti beberapa hari ini yang terjadi serta melambungnya harga minyak eceran dari harga 13 ribu sampai 20 ribu(***)
