“Kita membutuhkan pemuda yang tidak hanya bertanya apa yang negara beri padaku, tetapi bertanya apa yang bisa aku perjuangkan untuk bangsaku. Dialah penjaga masa depan Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda di Kota Kupang telah diwujudkan melalui berbagai program dan ruang partisipasi pemuda sepanjang tahun 2025. Di bidang pendidikan dan pembentukan karakter, Pemerintah Kota Kupang mendukung kegiatan seperti Teens Conference 2025, Pekan Literasi SMP Stella Gracia, Pekan Raya Pemuda GMIT, serta berbagai aksi sosial dan kebudayaan lainnya. Pemerintah juga aktif mengampanyekan pentingnya kesehatan mental, kesadaran akan self-worth, dan penguatan prinsip hidup generasi muda, sekaligus mendorong munculnya inovasi sejak dini.
Lanjutnya, di bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan, Pemerintah Kota menghadirkan Saboak Sunday Market di Taman Nostalgia sebagai wadah ekspresi dan promosi UMKM muda. Hingga pekan ke-18 penyelenggaraan, omset kegiatan tersebut telah mencapai Rp 3,8 miliar.
“Saboak menjadi ruang bagi generasi muda menyalurkan ide dan kreativitasnya, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kota Kupang,” tutur Serena.
Selain itu, pemerintah juga mempermudah pengurusan izin berusaha, menggandeng Kementerian Koperasi dan UMKM untuk pelatihan perintis usaha melalui program Intensive Lab Startup Acceleration 2025.
