Sedangkan, sebagian kecil melakukan budidaya sayuran skala rumah tangga dengan tantangan utama keterbatasan air.
Untuk itu, PAR IV CORRECT menerapkan pendekatan Climate Smart Agriculture dan membangun lahan percontohan sebagai pusat praktik dan pembelajaran bagi petani. Adapun Program ini, untuk memastikan pembelajaran yang sistematis dan aplikatif, sebagai sebuah ruang belajar partisipatif berbasis musim, dimana petani memahami pola iklim lokal, menganalisis informasi cuaca, dan menyesuaikan kalender tanam serta teknik budidaya berdasarkan data iklim dan bukti lapangan.
Dirinya berharap, Integrasi SLI dan demonstration plo ini, memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan produktivitas, dan mendukung upaya membangun ketangguhan komunitas terhadap risiko bencana dan krisis iklim yang berulang. (***)
