Di tengah sorotan tersebut, nama Virdian Aurellio — mantan Ketua BEM Universitas Padjadjaran (Unpad) 2022 — menjadi pusat perdebatan. Dikenal sebagai figur muda yang vokal mengkritik pemerintah dan industri ekstraktif, Virdian kini dipertanyakan publik setelah keterlibatannya dalam PT Digdaya Agro Indonesia terungkap.
Aktivitas bisnisnya pada Perusahaan yang bergerak di bidang survei dan analisis lahan menggunakan drone, teknologi yang umum dipakai di sektor pertanian dan perkebunan, termasuk pemetaan untuk pembukaan atau pengelolaan lahan sawit.
Keterlibatan tersebut menjadi sorotan karena dinilai kontradiktif dengan kritik keras Virdian selama ini terhadap industri sawit dan praktik deforestasi. Terlebih, perusahaan tempat ia terlibat disebut menjalin kerja sama dengan entitas perkebunan negara di Sumatera, wilayah yang saat ini justru sedang membutuhkan solidaritas nasional akibat bencana hidrometeorologi.
Di tengah gaduhnya isu personal ini, para pengamat mengingatkan agar publik tidak terjebak pada polarisasi baru. Musibah besar yang menimpa jutaan warga Sumatera memerlukan fokus penuh, bukan penggerusan energi yang tidak perlu dari perdebatan yang bersifat individu.


