Misalnya di dapil 2 ada empat kecamatan bisa di bagi lagi. Dan itu sangat muda untuk diawasi, tinggal menambah lagi personil pengawas kecamatan dan desa. Karena melihat pemilih sudah bertambah tentunya bisa di konsultasi ke KPU agar supaya Kouta kursi DPRD bisa ditambah.
Sebelumnya dari 25 kursi, kedepan bisa ditambah 5 Kouta lagi untuk menjadi 30 kursi DPRD.
Dia juga menambahkan, karena melihat dari data pemilih juga angka kematian hari-hari ini yang dilihat tidak dihapuskan malah semakin bertambah. Ini juga tugas Bawaslu untuk mengawasi lebih teliti.
“Pada prinsipnya kita dari NasDem juga pasti akan membantu mengawal dan mengawasi terkait dengan data tersebut. Dan terimakasih Bawaslu Malaka sudah membagi waktu dalam diskusi bersama sore hari ini,” tutup Edy Seran.
Diketahui hadir dalam kunjungan itu yakni, Hilarius B. Suri, SH (Anggota Bawaslu), Adrianus P. Niron, S.Fil (anggota Bawaslu) Shalahiyyah Hayati, S.Ip (staf Bawaslu) A. Bagus Riberu, ST, (Staf Bawaslu). Kemudian jajaran DPD NasDem, Felix Bere Nahak (Ketua), Fredirikus Seran (Sekretaris), Maternus Luan (wakil ketua), Agustinus Atok (Wakil ketua), Agustinus Andreas Tahu (Wakil Ketua).***
