Pemprov NTT Gelar Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya Meriahkan HUT 81 Kemerdekaan RI

Reporter: Meldo Nailopo/vd 
| Editor: Pisto Bere

Gubernur juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah mempersiapkan penampilan masing-masing.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat NTT dengan semangat nasionalisme serta melestarikan budaya dalam mengisi kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Gubernur mendorong agar momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat berbagai program pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengembangan produk unggulan daerah dengan pendekatan OVOP, OCOP, dan OSOP yang dapat melibatkan berbagai kelompok masyarakat, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, serta komunitas.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendukung penerapan program jam belajar masyarakat pada pukul 18.00 hingga 19.30 WITA. Program tersebut diharapkan menciptakan suasana yang kondusif bagi anak-anak untuk belajar, sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga.

“Semoga kita terus membuat NTT ini melahirkan banyak produk-produk andalan melalui program OVOP, OCOP, OSOP yang bisa dilahirkan dari berbagai institusi, berbagai kelompok, kelompok kerukunan, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, dan semuanya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT selaku Ketua Panitia, Beni Nahak, dalam laporannya menjelaskan bahwa pawai pembangunan dan karnaval budaya bukan sekadar kegiatan untuk mempertontonkan kemeriahan budaya, busana, maupun kreativitas masyarakat.

Pos terkait