Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengumumkan pelaksanaan perdana Malam Karnaval Budaya yang akan digelar pada hari yang sama. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Kota Kupang sebagai ruang ekspresi bagi seluruh komunitas etnis untuk menampilkan kekayaan budaya masing-masing.
“Karnaval budaya ini adalah mimpi kita bersama agar menjadi agenda tahunan bahkan event nasional yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.
Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Kupang, di antaranya keberhasilan meraih penghargaan strategic leadership tingkat nasional yang dinilai berdasarkan indikator objektif seperti Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka, dan angka kemiskinan.
Selain itu, berbagai sektor pembangunan menunjukkan tren positif, antara lain:
• Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7 persen;
• Sanitasi rumah tangga telah mencapai 80 persen;
• Penanganan sampah menunjukkan peningkatan signifikan dengan indeks kebersihan naik dari 41,93 menjadi 58;
• Angka stunting berhasil ditekan hingga 16,8 persen;
• Indeks pelayanan publik berada pada kategori A-;
• Pengelolaan keuangan daerah memperoleh nilai 94,17, terbaik di NTT;
• Tingkat perbaikan jalan, termasuk jalan lingkungan, mencapai 80,18 persen.
