Sementara itu, Rektor STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, aspek hukum dan integrasi sosial warga Timor Timur merupakan materi kajian riset sosial-hukum yang sangat kaya dan bernilai strategis bagi penguatan wawasan kebangsaan serta kepastian hukum.
Tim Peneliti Berpengalaman
Berdasarkan dokumen penandatanganan panitia penelitian, proyek ilmiah ini didukung oleh tim akademisi dan peneliti berpengalaman:
Pengarah / Penanggung Jawab Umum: Eurico Guterres, SE., MM.
Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH., MH.
Tim Peneliti:
Ketua: Assc. Prof. Gregor Neonbasu, SVD, Ph.D.
Wakil Ketua: Drs. Felisberto Amaral
Sekretaris: Drs. Primus Lake, M.Si.
Anggota:
P. Dr. David Amfotis, SVD, MA
Rm. Drs. Valens Boy, Lic.Bib
P. Drs. Petrus Salu, SVD, MA
Dr. Efata Borromeu
Selain nama peneliti diatas, STIKUM juga akan menambah dukungan peneliti untuk memperlancar jalannya penelitian yang berpusat di wilayah Timor Barat.
Tim peneliti bertugas melakukan pengumpulan data lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh kunci, serta analisis dokumen historis maupun regulasi hukum terkait.
Hasil akhir dari riset kolaboratif ini nantinya akan diterbitkan dalam bentuk buku ilmiah yang direncanakan menjadi rujukan akademis, pembuat kebijakan nasional, serta masyarakat umum dalam memahami rekam jejak dan dinamika warga Timor Timur di Indonesia.(***)
