Ia menjelaskan bahwa MBG merupakan program berskala besar yang dilaksanakan secara bertahap sehingga membutuhkan penyesuaian dalam pelaksanaannya. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa program MBG memiliki tujuan utama untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. “Program ini untuk kepentingan rakyat, terutama anak-anak kita, sehingga pelaksanaannya harus terus diperbaiki dan disempurnakan,” tegasnya.
Pemerintah juga memastikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program terus diperkuat, termasuk dalam aspek distribusi dan kualitas makanan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan manfaat program dapat dirasakan secara merata.
Selain itu, pemerintah menilai partisipasi publik menjadi bagian penting dalam pengawasan program nasional. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kebijakan publik yang perlu direspons secara konstruktif.
Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan MBG secara objektif dan berbasis data. Dengan kolaborasi yang baik, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya peningkatan gizi masyarakat serta penurunan angka stunting.





