Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa S2, Icha juga aktif bekerja di sebuah perusahaan startup. Selain itu, ia mendirikan platform bimbingan belajar OSA World Pathways yang berfokus membantu pelajar mempersiapkan studi ke luar negeri.
Melalui platform tersebut, Icha ingin membuka lebih banyak akses dan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk meraih pendidikan global.
Ia juga memiliki visi sosial dengan rencana menyalurkan sebagian keuntungan dari OSA World Pathways untuk membantu pelajar berprestasi yang membutuhkan, khususnya dalam pembiayaan tes bahasa Inggris dan proses pendaftaran.
Dalam kesehariannya, Icha membagi waktu antara kuliah offline dan aktivitas kerja serta pengembangan platform secara online atau hybrid. Ia mengaku menikmati proses tersebut sebagai bagian dari perjalanan pengembangan diri.
Ke depan, Icha juga berencana mengikuti ajang Abang None Jakarta Barat sebagai wadah untuk memperluas kontribusinya kepada masyarakat.
“Kita bukan cuma penonton. Anak muda bisa jadi penggerak, mulai dari hal kecil, selama kita mau peduli dan terus berkembang,” tuturnya.
Ia pun menegaskan pentingnya menjaga identitas di tengah arus modernisasi.
Bagi Icha, kemajuan harus berjalan beriringan dengan kemampuan untuk tetap berpegang pada nilai dan budaya bangsa.




