MALAKA, 31NUSANTARA.ID- Liurai Wehali ke-17, Benediktus Min Sii resmi diurapi (Kaba) di Tafatik Batane Umakatahan hari ini, Selasa, 03/11/2026.
Sebelum diurapi, kedatangan Liurai Wehali diterima secara adat oleh Makoan Tafatik Makae Lulik yang ke-52, Petrus Tahu.
Kedatangan Liurai Wehali Benediktus ke Tafatik Batane Umakatahan untuk mendapat pengurapan atau kaba merupakan bagian dari proses ritual adat terakhir sebelum menuju acara pengukuhan atau penobatan.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Proses panjang persiapan menuju penobatan Liurai Wehali telah melalui serangkaian perjalanan dan ritual adat di beberapa Sonaf atau Tafatik yang dapat dibagi dalam tiga (3) kali perjalanan; Pertama; Perjalanan ke Tafatik Builaran, Naibone dan Fatuao, Kedua; Perjalanan ke Tafatik Kakaniuk dan Ana Metan, Ketiga; Tafatik Kateri dan Umakatahan.
Makoan As Manulea, Nai A’aat mengatakan bahwa proses perjalanan dan ritual adat berjalan baik, mendapat restu dan pengakuan dari berbagai Sonaf atau Tafatik yang dikunjungi Liurai Wehali Benediktus Min Sii.
Liurai Wehali yang didampingi oleh beberapa Kepala Suku, diurapi oleh Fukun Tafatik Batane, Agustinus Seran dan dilanjutkan dengan makan adat bersama. Beberapa Kepala Suku yang mendampingi dan mengantar Liurai Wehali adalah Kepala Suku Nai Sau, Kato, Abanit, Angket dan Oepikan.





